Sabtu, 07 September 2013

Kurikulum Baru dan Harapan


Akhir-akhir ini dunia pendidikan Indonesia dihebohkan perubahan roh terhadap sistem pendidikan itu sendiri, yaitu kurikulum. Meskipun kurikulum ini tanpa diberi tittle yang jelas namun yang lazim disosialisasikan adalah Kurikulum 2013. 
Pada dasarnya nama tidaklah menjadi sebuah kajian yang perlu diperdebatkan. Artinya apapun sebutannya, kurikulum 2013 akan tetap diterapkan dan diimplementasikan pada setiap jenjang pendidikan.
Penerapan kurikulum ini direncanakan menyentuh pada seluruh sekolah di setiap jenjang pendidikan, khususnya untuk kelas I, IV, VII dan X. Agar implementasinya bisa merata, maka untuk uji coba maka pemerintah melakukan uji coba pada beberapa sekolah di setiap daerah. Hal ini menjadi sebuah terobosan yang berarti baik pelaksanaanya maupun produk yang diinginkan kurikulum ini.
Setelah kita amati dan telaah, maka substansi dari kurikulum 2013 mendorong peserta didik untuk memiliki sikap yang baik. Peserta didik diharapkan juga memiliki pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan zaman.
Selain itu, peserta didik juga diharapkan serta memiliki keterampilan hidup yang bisa dipergunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, pemerintah memang betul-betul ingin menghasilkan sumber daya manusia yang berkepribadian baik, cerdas dan terampil.
Pada tulisan ini, ingin menyikapi tentang domain awal yang diusung oleh kurikulum 2013, tentang domain sikap. Ketika kita melihat kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) untuk semua mata pelajaran, maka terlihat dengan jelas bagaimana siswa di setiap jenjang pendidikan mampu membina hubungan dengan Sang Pencipta dan membina hubungan dengan sesama manusia.
Kalau kita cermati dengan baik, maka implikasi dari KI dan KD untuk setiap mata pelajaran adalah peserta didik digiring menjadi seorang manusia yang berkarakter positif. Agar hal ini berjalan dengan baik, maka dibutuhkan perhatian kita untuk mewujudkan cita-cita kurikulum 2013.
Kita menyadari dan menyaksikan, domain sikap yang dimunculkan pada kurikulum 2013 merupakan sesuatu yang sangat berharga pada diri peserta didik, di samping pengetahuan dan ketrampilan. Hal itu disebabkan karena sikap seseorang lebih cenderung sebagai penilaian mendasar di tengah-tengah masyarakat.
Ketika seorang lulusan sebuah sekolah bersikap baik di masyarakat, maka sekolah akan dianggap berhasil dalam melakukan pembinaan. Namun jika peserta didik berprilaku yang tidak baik, maka masyarakat menilai sekolah gagal dalam membina peserta didiknya.
Bahkan, guru dijadikan sebagai pelampiasan kegagalan peserta didik. Seolah-olah hal tersebut menjadi tanggungjawab guru semata. Potret seperti di atas sering kita dengar di masyarakat.
Artinya, masyarakat lebih menilai kepada produk yang dihasilkan sebuah satuan pendidikan. Keberhasilan dan kegagalan tersebut tentunya melalui proses yang panjang yang tidak terlepas dari sistem yang dibangun dan dijalankan satuan pendidikan selama ini.
Sistem yang dijalankan melalui kurikulum sebelumnya lebih berorientasi kepada pengetahuan saja. Untuk mengejar pengetahuan tersebut maka siswa didoktrin dengan ujian, uji coba, tugas, latihan, dan sebagainya.
Hasilnya, yang terlihat adalah siswa hanya berkeinginan mengejar skor tertinggi untuk setiap tes atau ujian yang diadakan meskipun dilalui dengan cara-cara yang tidak baik. Dengan proses dan sistem yang dimaksud di atas, saat ini banyak terlahir generasi yang memiliki sikap dan prilaku yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di masyarakat. (*)

Kamis, 14 Februari 2013



PROFIL KP2ANS

A.      Nama                    : Komunitas Peduli Pendidikan Anak Nagari Sibarambang (KP2ANS)
B.      Alamat                 : Kompleks Kantor Wali Nagari Sibarambang
                                                   Kecamatan X Koto Diatas – Kabupaten Solok - Sumbar
C.       E-mail                  : komunitas_pendidikan@yahoo.com
D.      Rekening             : BRI Unit Sulit Air  No. 5550-01-004210-53-0
  A.n. KPPANS Nagari Sibarambang
E.      Pendirian            : 22 Agustus 2012
F.       Bidang                  : Sosial dan Pendidikan
G.      Pengurus            :
1)     Ketua              : Ramadis, S.Pd
Pekerjaan     : Guru SMPN 1 X Koto Diatas
HP                    : 085274070025
e-mail             :
2)     Sekretaris     : Ruspel Aiga, S.Pd
Pekerjaan     : Guru SMPN 3 X Koto Diatas
HP                    : 085263024078
e-mail             : ruspelaiga@gmail.com
3)     Bendahara    : Emawildayenti, S.Pd
Pekerjaan     : Kepala SDN 27 Gantiang Kasiak
HP                    : 085263824408

Minggu, 10 Februari 2013

Program Kerja KP2ANS



PROGRAM KERJA
KOMUNITAS PEDULI PENDIDIKAN ANAK NAGARI SIBARAMBANG
(KP2ANS)

A.       Dasar Pemikiran
Munculnya berbagai kebijakan dibidang pendidikan telah mendorong keinginan suatu daerah untuk membangun dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) secara berkesinambungan. Hal ini dilakukan dengan alasan bahwa suatu daerah tidak ingin tertinggal dari daerah tetangga ataupun daerah lain. Karena banyak pihak yang menyadari bahwa pembangunan SDM memiliki peranan strategis apabila suatu daerah ingin lebih maju dari daerah lain. Pembangunan SDM bisa tercapai dengan baik apabila terjadi keseimbangan pembangunan baik secara fisik maupun non fisik.
Peningkatan SDM dan kemajuan yang dimaksud tentu juga menjadi harapan kita bersama sebagai anak nagari Sibarambang. Barangkali semua kita ingin anak dan kemenakan kita bisa merasakan pendidikan setinggi-tingginya yang akhirnya memperoleh pekerjaan yang membanggakan pula.
Ironisnya dibalik harapan kita tersebut sudahkah kita ketahui bahwa masih banyak anak dan kemenakan kita yang memiliki potensi, minat, dan bakat terputus harapan dan cita-citanya untuk menimba ilmu di SMA sederajat dan Perguruan Tinggi karena kesulitan biaya. Ada pula diantara mereka yang kuliah sambil bekerja paroh waktu (part time) baik sebagai pelayan rumah makan, pelayan restoran, pramuniaga, pedagang asongan, kuli bangunan dll. Pada prinsipnya kegiatan itu sungguh baik dan halal. Namun kita yakin tujuan utamanya adalah untuk meringankan beban orang tua dikampung halaman dengan harapan agar cita-cita tetap tercapai. Hasilnya tentu kurang maksimal karena ada satu tujuan dengan dua fikiran. Bahkan yang sangat sia-sia kita saksikan ketika ada diantara mereka yang ternyata diterima namun tidak memiliki biaya untuk masuk Perguruan Tinggi.
Maka untuk menyikapi berbagai kesulitan yang dialami oleh anak dan kemenakan kita diatas, masing-masing kita hendaknya mengetuk hati secara bersama-sama berupaya mencarikan solusi melalui tindakan kemanusiaan dan solidaritas yang berkesinambungan. Salah satu solusi yang berkeadilan dan tidak memberatkan bagi kita adalah secara tulus dan ikhlas mengumpulkan donasi/ sumbangan dari berbagai pihak terutama anak nagari Sibarambang yang dihimpun oleh Komunitas Peduli Pendidikan Anak Nagari Sibarambang (KP2ANS).

B.       Tujuan
Mengoptimalkan kekuatan secara ekonomi yang berasal dari warga, masyarakat, dan anak nagari Sibarambang yang kiranya peduli terhadap pendidikan dan kemajuan Sibarambang pada masa yang akan datang.

C.       Sasaran
Adapun sasaran yang ingin dicapai yaitu:
1.       Terkumpulnya donasi dari warga, masyarakat, dan anak nagari yang merasa peduli terhadap pendidikan generasi penerus Sibarambang
2.       Terlaksananya proses pembagian dan Penyaluran Donasi yang berkeadilan dalam bentuk Beasiswa Pendidikan Anak Nagari Sibarambang

D.      Manfaat
Manfaat yang ingin diperoleh dari kegiatan ini adalah:
1.       Meringankan beban biaya pendidikan bagi anak nagari yang ingin melanjutkan pendidikan pada jenjang SMA/ MA/ SMK dan Perguruan Tinggi
2.       Memupuk rasa kepedulian sosial anak nagari Sibarambang terhadap sesama demi pembangunan kampung halaman.
3.       Mendorong semangat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan kejenjang perguruan tinggi
E.       Pengelola
Berdasarkan hasil musyawarah bersama pada hari Selasa, tanggal 21 Agustus 2012 (3 Syawal 1433 H) dan di perjelas oleh Surat Keputusan Wali Nagari Sibarambang Nomor: 420/    /NSBR-2012 bahwa telah ditetapkan kepengurusan KP2ANS sebagaimana terlampir.

F.       Donatur
Demi tercapainya Program Kerja KP2ANS ini maka dibutuhkan donatur tetap dan tidak tetap:
1.       Pertama, yang diharapkan untuk menjadi Donatur tetap adalah anak nagari yang sukses sebagai Pengusaha, Pedagang, PNS, Pegawai BUMN, dan Pegawai tetap Perusahaan Swasta Nasional. Diperkirakan ada sekitar 150 orang yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.
2.       Kedua, donatur tidak tetap/ insidentil adalah pemerintah, pihak swasta yang tidak mengikat dan orang-orang yang sengaja meyalurkan zakat melalui pengurus.

G.      Bentuk Kegiatan
1.       Pengumpulan Donasi (September 2012 s/d Juli 2013) 11 bulan
Berdasarkan hasil musyawarah bersama bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan maka Pengumpulan Donasi dilakukan setiap bulannya dengan jumlah minimal Rp. 15.000/ donatur tetap dengan asumsi/ anggapan:
·         Donatur rata-rata memiliki penghasilan Rp. 1.200.000,-/bln maka hanya dengan menyisihkan paling banyak 1,25% maka donatur akan bisa berpartisipasi setiap bulannya melalui program ini.
·         Jumlah taksiran donatur tetap sebanyak 150 orang
Sehingga pengumpulan dana bisa dilakukan dengan cara :
·         Dipungut langsung oleh pengurus/ petugas
·         Transfer Via Rekening Bank BRI :
2.       Pendataan Calon Penerima Beasiswa Pendidikan Baik yang berdomisili di kampung atau di perantauan (September s/d Desember 2012)
3.       Penentuan Kriteria Calon Penerima Beasiswa (Mei 2013)
4.       Penyaluran Donasi (Juli 2013)
Agar terjadinya pemerataan penyaluran Beasiswa Pendidikan Anak Nagari ini, maka Pengelola akan menentukan secara bersama jumlah target penerima dan besaran donasi setiap awal tahun pelajaran bagi siswa SMA dan Setiap awal Semester bagi Mahasiswa.
5.       Pelaporan Keaadaan Donatur dan Dana (Setiap Akhir Bulan)
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan donasi ini maka pengurus akan melakukan pelaporan atau pertanggungjawaban secara tertulis dan diumumkan pada masyarakat mengenai neraca keuangan.
H.      Evaluasi Kegiatan
Kegiatan evaluasi akan dilaksanakan pada bulan Zuhijjah 1433 H (Hari Raya IDUL ADHA 1433 H) dan selambat-lambatnya dilaksanakan pada Tahun Baru Masehi 2013.
I.        Penutup
Demikianlah Program Kerja ini disusun agar bisa dijadikan pedoman bagi semua pihak khususnya pengurus dan donatur nantinya. Untuk penyempurnaannya kita lalukan perbaikan secara berkelanjutan. Semoga ini menjadi langkah awal kita bersama untuk terus berbuat demi pembangunan sumber daya manusia (SDM) Sibarambang kedepannya. Terima kasih.
Sibarambang, 27 Agustus 2012

Mengetahui:
KAN Sibarambang

ttd

J.Dt. Rj Bandaro
Mengetahui:
BMN Sibarambang

ttd

NURYUDA
Mengetahui:
Wali Nagari
Sibarambang

ttd
AGUSRIL

Ketua KP2ANS

ttd

RAMADIS, S.Pd